Jakarta, 15 September 2026 – SD Strada Santo Petrus, Tanjung Priok mendapat kunjungan istimewa dari Kedutaan Besar Jepang dan para investor perusahaan Jepang dalam rangka Launching Program “Tersenyum” yang bekerja sama dengan Yayasan Rumah Kutub. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026 di SD Strada Santo Petrus. Program “Tersenyum” merupakan akronim dari “Terima Sedekah Minyak Jelantah untuk Mereka.” Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus kepedulian kepada sesama.

Kegiatan ini sejalan dengan Misi Ketiga Perkumpulan Strada, yaitu: “Meningkatkan kepedulian terhadap sesama, menghargai keberagaman, dan berjuang demi terpeliharanya lingkungan hidup.” Melalui program ini, SD Strada Santo Petrus bersama Yayasan Rumah Kutub mengajak seluruh warga sekolah untuk mengumpulkan minyak jelantah atau minyak bekas memasak. Selama ini, minyak jelantah sering dianggap sebagai limbah yang tidak berguna dan terkadang dibuang sembarangan. Padahal, jika dikumpulkan dan diolah dengan cara yang tepat, minyak jelantah dapat dimanfaatkan menjadi biodiesel dan bahan bakar yang bermanfaat. Dengan demikian, minyak yang sudah tidak digunakan lagi tidak hanya menjadi limbah, tetapi dapat memiliki nilai manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Kunjungan Istimewa dari Jepang Launching Program “Tersenyum” menjadi semakin istimewa karena dihadiri oleh perwakilan Kedutaan Besar Jepang serta para investor dari sejumlah perusahaan Jepang. Beberapa pemilik dan pimpinan perusahaan yang hadir secara langsung antara lain:
• Matsuo Toshihiro dari Itochu Corporation
• Fukushima Taku dari PT Toyota Tsusho Indonesia
• Noso Naofumi & Aoyama Ryota dari PT Kowa Emori Indonesia
• Shoji Takashi & Okumura Yusuke dari PT Awina Rikudenko Solar Engineering Indonesia (ARISE Indonesia)
• Nakamura Hirohide & Ono Takahito dari AAI Co., Ltd.

Kehadiran para tamu dari Jepang memberikan pengalaman yang berharga bagi siswa-siswi SD Strada Santo Petrus. Anak-anak dapat melihat secara langsung bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dilakukan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Belajar Peduli dari Hal Sederhana Program “Tersenyum” mengajarkan kepada siswa bahwa menjaga lingkungan tidak selalu harus dimulai dari hal yang besar. Tidak membuang minyak jelantah sembarangan dan mengumpulkannya untuk diolah kembali merupakan salah satu contoh tindakan kecil yang dapat memberikan dampak positif.
Melalui kegiatan ini, siswa juga belajar bahwa sesuatu yang dianggap sebagai limbah ternyata masih dapat memberikan manfaat apabila dikelola dengan baik. Selain menjaga lingkungan, pengumpulan minyak jelantah juga menjadi bentuk kepedulian dan berbagi kepada sesama. SD Strada Santo Petrus berharap Program “Tersenyum” dapat terus berjalan dan menjadi kebiasaan baik bagi seluruh warga sekolah. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran anak-anak untuk selalu menjaga kebersihan, mencintai lingkungan, serta memiliki kepedulian terhadap orang lain.
Mari bersama-sama mewujudkan semangat:
Hidup Sehat, Hidup Bersih, Hidup Berkelanjutan, dan Bermanfaat bagi Sesama.
Melalui Program “Tersenyum”, SD Strada Santo Petrus ingin terus menanamkan nilai bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan sesama dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan bersama-sama.
Recent Comments