Hallo StraPetter readers…
Jumat, 1 September 2023 diperingati sebagai pembukaan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2023. Tema besar dari BKSN tahun ini adalah Allah Sumber Kasih dan Keselamatan.
Kegiatan pembukaan BKSN ini dilakukan dengan ibadat sabda yang dipimpin oleh Ibu Martha Ayu, dan dibuka oleh lagu yang dinyanyikan oleh Berlian, Cheri, Naomi, Abigail, Cessa dan juga seluruh siswa SD Strada Santo Petrus. Ibadat berjalan dengan lancar dan hikmad. Setiap harinya juga siswa SD Strada Santo Petrus mendengarkan bacaan kitab suci dan juga renungan BKSN.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan Gereja Katolik yang bertujuan untuk menggerakan umat agar lebih mencintai Kitab Suci. Dengan mengangkat tema “Allah Sumber Kasih dan Keselamatan” Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2023 kembali mengajak kita sebagai umat Gereja Katolik di Indonesia untuk merenungkan kembali sosok Allah, sang Pencipta.
Makna dan logo BKSN 2023
Logo ini terdiri dari tiga unsur utama, yakni:
- Ilustrasi orang yang mengangkat tangan dan tengadah ke atas langit adalah simbol dari sikap pertobatan dan ketakwaan. Posisi tubuhnya yang juga membentuk huruf “Y”, merupakan nama awalan dari dua nabi yang menjadi permenungan BKSN 2023, yakni Yoel dan Yunus. Sedangkan tetumbuhan yang menjalar di sekitar tubuhnya melambangkan kebaikan dan kesejahteraan Allah yang dirasakan setiap orang beriman. Semakin besar lagi itu dirasakan berkat buah- buah pertobatan yang mereka hasilkan.
- Matahari yang menyinari tetumbuhan menjalar tersebut melambangkan kasih setia, kesabaran, dan keselamatan Allah yang terus mengalir tanpa henti kepada siapa pun. Kasih setia Allah yang begitu luas itu semakin dipertegas dengan kutipan Kitab Yunus: “Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia” (Yun. 4: 2).
- Dua figur nabi yang menjadi fokus BKSN 2023 juga diilustrasikan dengan dua warna kontras (biru muda dan jingga), serta dua ilustrasi di bagian bawah. Ilustrasi pertama menggambarkan latar belakang perwartaan Nabi Yoel, yakni kepulangan kembali bangsa Israel ke ta- nah terjanji sesudah mengalami pembuangan. Ilustrasi kedua menggambarkan dua kisah populer Nabi Yunus. Pertama, saat ia berada di dalam perut ikan yang besar selama 40 hari 40 malam karena ketidaktaatannya pada Allah Kedua, ketika ia berlindung dari terik matahari di bawah naungan “pohon jarak” dengan hati kesal karena pengampunan Allah kepada orang Niniwe.
Kesatuan ketiga unsur logo tersebut secara ringkas menggambarkan: Dalam situasi apa pun dan sebesar apa pun dosa yang telah dilakukan, Allah akan tetap menyambut pertobatan umatnya, persis karena“Ia sumber kasih dan keselamatan.”
Recent Comments